Wisata Kuliner Kue KIPO

kipo-makanan-khas-kotagede-yogyakarta-yang-masih-bisa-ditemui-di-berbagai-pasar-tradisional KUE KIPO

 

Kipo adalah nama salah satu warisan kuliner terkenal dari daerah Kotagede yang memiliki runutan cerita sejarah dan etimologi bahwa pada masa lalu orang sering menanyakan mengenai jenis makanan langka namun rasanya sangat enak ini.    Kalimat tanya yang acap keluar dari masyarakat masa lalu itu adalah kalimat berbahasa jawa; “Iki apa?” yang memiliki definisi “Ini apa?

Dari kalimat tanya “iki apa,” kemudian berkembang menjadi akronim kipo. Memang dalam penulisan seharusnya nama kipo itu dituliskan dengan “kipa” bukan kipo. Sebuah makanan jajanan yang memiliki bentuk agak pipih dan memanjang, dan berwarna hijau, sementara ukurannya sebesar ibu jari.

Kipo ini dulu sempat menjadi panganan langka,  namun sejak tahun 1986 kipo dipopulerkan kembali oleh Paijem Djito Suhardjo, yaitu seorang warga Kotagede yang saat itu mengikuti sebuah lomba makanan dengan bahan pokok berupa tepung ketan dan dari masakan yang resepnya diwarisi dari orangtuanya yang bernama Mangun Irono,  pada perlombaan memasak itu Bu Djito mendapatkan perhatian dari khalayak. Bu Djito selanjutnya memberdayakan jenis kuliner kipo hingga tahun 1991 yaitu ketika ia meninggal, kemudian usahanya tetap dilanjutkan oleh anak-anaknya dengan lokasi berada di Jalan Mondorakan, Kotagede, Yogyakarta.

Kelezatan rasa ini tak bisa lepas dari bahan alami yang digunakan dalam pembuatan kipo, diantaranya adalah perpaduan antara kelapa parut dengan gula merah, dan dilapisi oleh kulit yang diolah dari tepung ketan. Adonan tepung ketan dibentuk sebagai kulit luarnya, sedangkan di dalam kulit ketan terdapat isi yang dinamakan enten-enten, enten-enten ini terbuat dari kelapa muda parut dicampur dengan gula Jawa. Perpaduan ini diadoni dengan santan dan sedikit garam, kemudian dipanggang hingga menghasilkan rasa yang manis-manis gurih. Oleh karenanya selain memang dari aroma bahan bakunya, kesedapan rasa kipo ini juga bergantung dari proses pemanggangan yang dilakukan di atas loyang ataupun cobek. Aroma kipo dari perasan daun suji, kelapa, gula, dan daun pisang benar-benar menjadi aroma khas  yang alami. Rasa legit dan gurih yang berasal dari balutan adonan apabila dikunyah terasa kenyal, hal ini tentu saja memberikan efek sensasional dari jenis kuliner bernama kipo.

sumber : ensiklo.com

Contact Us

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, silahkan Hubungi Kami